
Buku PengetahuanDesember 2011
PENDIDIKAN ANTI KORUPSI
- Penulis
- KEMENDIKBUD RI & Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc.
- Penyusun
- KEMENDIKBUD RI & Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc.
- Penerbit
- Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
- ISBN
- -
Deskripsi
Seperti kita ketahui bersama bahwa korupsi yang terjadi di negara ini harus diberantas jika
tidak, maka akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan yang seharusnya sejahtera dengan
memanfaatkan kekayaan alam yang ada.
Di dunia internasional, bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia, citra buruk
akibat korupsi menimbulkan kerugian. Kesan buruk ini menyebabkan rasa rendah diri saat
berhadapan dengan orang lain dan kehilangan kepercayaan pihak lain. Ketidakpercayaan
pelaku bisnis dunia pada birokrasi mengakibatkan investor luar negeri berpihak ke negara
negara tetangga yang dianggap memiliki iklim lebih baik. Kondisi seperti ini akhirnya
merugikan perekonomian dengan segala aspeknya di negara ini.
Pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk memerangi korupsi dengan berbagai cara.
KPK sebagai lembaga independen yang secara khusus menangani tindak korupsi, menjadi
upaya pencegahan dan penindakan tindak korupsi. Namun di sisi lain, upaya penindakan
membutuhkan ongkos yang tidak sedikit. Belum lagi jika dihitung dari dampak yang
ditimbulkan bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti yang kita ketahui upaya
memberantas korupsi yang paling murah dan efektif adalah dengan tindakan pencegahan
(preventif). Seperti pendidikan anti-korupsi dan penanaman nilai-nilai integritas kepada
anak-anak sejak dini.
tidak, maka akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan yang seharusnya sejahtera dengan
memanfaatkan kekayaan alam yang ada.
Di dunia internasional, bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia, citra buruk
akibat korupsi menimbulkan kerugian. Kesan buruk ini menyebabkan rasa rendah diri saat
berhadapan dengan orang lain dan kehilangan kepercayaan pihak lain. Ketidakpercayaan
pelaku bisnis dunia pada birokrasi mengakibatkan investor luar negeri berpihak ke negara
negara tetangga yang dianggap memiliki iklim lebih baik. Kondisi seperti ini akhirnya
merugikan perekonomian dengan segala aspeknya di negara ini.
Pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk memerangi korupsi dengan berbagai cara.
KPK sebagai lembaga independen yang secara khusus menangani tindak korupsi, menjadi
upaya pencegahan dan penindakan tindak korupsi. Namun di sisi lain, upaya penindakan
membutuhkan ongkos yang tidak sedikit. Belum lagi jika dihitung dari dampak yang
ditimbulkan bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti yang kita ketahui upaya
memberantas korupsi yang paling murah dan efektif adalah dengan tindakan pencegahan
(preventif). Seperti pendidikan anti-korupsi dan penanaman nilai-nilai integritas kepada
anak-anak sejak dini.